Bunga si bau-bau

                                                     Bunga matahari ( si bau-bau)
Ciri-ciri                  : Memiliki bunga berbentuk matahari
                   : Daun berbentuk jari dan lembut
                               : Batang lunak
                               : Memiliki aroma yang menyengat
Apakah manfaatnya tumbuhan ini bagi manusia.....???
Pada dasarnya tumbuhan ini seperti  semak,  sama dengan tumbuhan lainya yang selalu tumbuh di tanah  lembab pinggiran sungai atau kali dan memiliki pertumbuhan sangat cepat sehingga sangat menghambat pertumbuhan tanaman yang ada di sekitanrya. Jika di lihat dari bentuk  tumbuhan ini persis seperti  bunga matahari, hanya saja bunganya tidak memiliki biji yang bisa untuk di konsumsi dan daunya lebih kecil dan lembut.
 Pertumbuhan tunas barunya juga berasal  dari batang Sehinga memiliki pertumbuhan yang sangat cepat, akan tetapi tumbuhan ini  sangat sulit untuk dimusnakan dengan pestisida di karenakan batangnya selalu basah dan  jika di tebang(dibabat) akan mengeluarkan aroma baun tak sedap dan tumbuhan ini akan lebih cepat lagi berkembang jika di babat. itulah sebabnya masyarakat  menyebutnya sebagai tumbuhan si bau-bau (bunga matahari).
Selain mirip matahari, tumbuhan ini sangat  menyengat aromanya dan mempunyai rasa yang sangat pahit.
 Tentu tumbuhan ini tidak asing bagi penduduk wilayah sumatera utara, terutama kabupaten Toba Samosir, Pematang siantar dan wilayah sekitarnya, Tumbuhan ini sangat terkenal sebagai obat tradisional yang sudah di turun temurun di konsumsi oleh keturunan suku Batak , terutama desa Kataran Dolok (Sipiongot)  yang tinggal di pelosok desa Kabupaten Simalungun yang sudah menggunakan/mengonsumsi  obat tradisional ini sejak dulu hingga sekarang. selain tumbuhan ini mudah di temukan , tumbuhan ini juga memiliki beberapa khasiat yang luar biasa dan yang tidak kalah dengan obat tradisional lain terutama bagi penderita cacingan, atau yang sering merasakan mules/ sakit perut. Dan tumbuhan ini juga tidak hanya di konsonsumsi untuk obat manusia saja, namun bagi binatang peliharaan juga bisa digunakan, perbedaan pengunaanya terletak pada dosis seperti halnya obat ilmiah dan cara pembuatanyapun sangat gampang dan sederhana, perhatikan cara pembuatan sebagai berikut untuk dapat di konsumsi sebagaimana mestinya
https://youtu.be/7UlMunveylg
Untuk sakit perut

Cara mengonsonsumsinya untuk orang dewasa
·         3-10 lembar daun bunga si bau-bau
·         Rendamlah dengan 1 cangkir air panas selama 5 menit
·         Hangatkan , kemudian minum
·         Jika masih berlanjut gunakan 2 x 1 hari
Cara mengonsumsi bagi anak-anak
·         Cukup 3-5 lembar bunga matahari
·         Rendam dengan 1 cangkir air panas selama 5 menit
·         Hangatkan kemudian minum
·         Jika masih berlanjut gunakan 2 x sehari

      Untuk cacingan

Cara mengosumsi untuk orang dewasa
·         7-10/10-20 lembar daun bunga matarahi
·         Tumbuk hingga halus
·         Saring air tumbukan daun tersebut hingga setengah cangkir
·         Siapkan untuk di minum
·         1  x sehari
Cara mengonsumsi bagi anak-anak
·         Cukup 3-5 lembar bunga matahari
·           Tumbuk hingga halus
·         Saring air tumbukan daun tersebut hingga 2 sendok
·         Siapkan untuk di minum
·         1 x sehari
Cara mengonsumsi untuk binatang peliharaan
·         10-30 lembar daun(1-10 batang)
·         Tumbuk hingga halus
·         Saring air tumbukan daun/batang tersebut hingga satu cankir, kalau masih kurang berarti perlu
      penambahan lagi
·         Lakukan 1 x 1 hari selama 2 hari 

Perhatian            : daun dan batang bunga matahari ini mempunyai rasa yang pahit sekali sehingga, jika  ingin mengonsumsi , gunakan sesuai aturan atau gunakan sesuai kemampuan.
Sejauh ini masyarakat hanya mengetahuai manfaat sebagai obat perut & obat cacing, muda-mudahan sejak di tuliskanya karangan ini para ilmuan atau para dokter dapat mengembangkan manfaat tumbuhan ini lembih lanjut, sehingga dapat membantu masayarakat banyak dan perkembangan obat para medis ke depanya.




https://youtu.be/7UlMunveylg

2 Responses to "Bunga si bau-bau"